Profil Pengusaha (Eka Tjipta Widjaja)
Paper Kewirausahan Medan, Juli 2018
PROFIL PENGUSAHA
(EKA TJIPTA WIDJAJA)
Dosen Pengampu :
Dr.
Agus Purwoko, S.Hut., M.Si
Disusun Oleh :
Adrian
Markus Ginting 171201043
HUT 2C
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2018
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan kasih karunia-Nyalah
penulisan paper yang berjudul “Profil
Pengusaha (Eka Tjipta Widjaja)” ini dapat terlaksana dengan baik. Paper ini disusun sebagai salah satu
tugas dari mata kuliah Kewirausahaan.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan juga
kepada
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si selaku Dosen mata kuliah Kewirausahaan yang telah membimbing dalam mengerjakan Paper ini. Penulis juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Paper ini.
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si selaku Dosen mata kuliah Kewirausahaan yang telah membimbing dalam mengerjakan Paper ini. Penulis juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Paper ini.
Semoga Paper ini dapat berguna bagi pembaca. Jika
terdapat kesalahan dalam Paper ini, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Karena manusia adalah tempatnya salah dan khilaf. Terima kasih
Medan, Juli 2018
Penulis
Halaman
KATA PENGANTAR....................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah
.................................................................................... 2
1.3 Tujuan....................................................................................................... 2
BAB II ISI
2.1 Eka Tjipta Widjaja.................................................................................... 3
2.2 Penghargaaan yanng Diperoleh................................................................ 4
2.3 Tips dan Trik Paris dalam Mengembangkan Usahanya............................ 4
2.4 Tantangan yang Dialami dalam
mengembangkanUsaha.......................... 5
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan .............................................................................................. 6
3.2 Saran......................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Kewirausahaan adalah suatu cara berpikir,
menelaah, dan bertindak yang didasarkan pada peluang bisnis, pendekatan
holistik, dan kepemimpinan yang seimbang. Proses kewirausahaan menuntut kemauan
untuk mengambil resiko dengan penuh perhitungan sehingga dapat mengatasi
rintangan untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan. Pada umumnya, wirausahawan
menggunakan kecerdikannya untuk memanfaatkan sumberdaya yang terbatas.
Wirausahawan adalah seseorang yang mengembangkan produk baru atau ide baru dan
membangun bisnis dengan konsep baru. Dalam hal ini, menuntut sejumlah
kreativitas dan sebuah kemampuan untuk melihat pola-pola dan trend-trend yang
berlaku untuk menjadi seorang wirausahawan. Namun, masih banyak yang kurang
kreatif dan tidak berani mengambil resiko untuk membuka dan mengelola usaha.
Kreatif dan keberanian mengambil resiko merupakan kepribadian wirausaha.
(Aprilianty, 2012).
Kewirausahaan merupakan bagian dari realisasi
perilaku produktif, kreatif dan inovatif yang dimiliki seseorang termasuk
petani. Dengan kewirausahaan, seseorang atau sekelompok orang termasuk petani
dapat melakukan proses penciptaan keadaan yang baru secara kreatif dan
produktif dimana hasil berbeda dengan yang lama sehingga potensial meningkatkan
nilai tambah. Ada tiga fungsi kewirausahaan yakni: pertama fungsi rutin untuk
pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki dengan penerapan prinsip manajemen, kedua
fungsi arbitrase untuk pemanfaatan peluang dengan berani mengambil risiko dan
ketiga fungsi inovatif untuk pengadaan beragam inovasi bagi pengembangan usaha
yang dikelola. Dengan demikian, makna kewirausahaan merupakan refleksi nyata
dari sikap, kognitif dan psikomotorik seseorang dalam memanfaatkan berbagai
peluang sekaligus kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang berguna secara
ekonomis bagi diri beserta lingkungannya (Dumasari, 2014).
Kewirausahaan merupakan suatu proses dinamis
untuk menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa serta kemakmuran.
Kewirausahaan sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan
berbeda. Thomas W. Zimmerer mengungkapkan bahwa kewirausahaan merupakan proses
penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan mencari peluang
yang dihadapi setiap orang dalam kehidupan sehari- hari. Inti dari kewirausahaan
adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda melalui
pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang (Saragih,
2017).
Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah proses
penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan waktu dan upaya yang
diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik, serta risiko sosial yang
mengiringi, menerima moneter yang dihasilkan, serta kepuasan dan kebebas- an
pribadi. Definisi kewirausahaan menekankan empat as- pek dasar menjadi seorang
pengusaha: 1) Melibatkan proses penciptaan dan menciptakan suatu nilai baru 2)
Menuntut sejumlah waktu dan upaya yang dibutuh- kan 3) Melibatkan seseorang
menjadi pengusaha, penghargaan yang paling penting adalah kebebasan, lalu
kepuasan pribadi, 4) Pengusaha akan merespon dan menciptakan perubahan melalui
tindakan. Tinda- kan kewirausahaan menyatu pada perilaku sebagai bentuk
tanggapan atas keputusan yang didasarkan pa- da pertimbangan ketidakpastian
mengenai peluang untuk mendapatkan keuntungan (Rosmiwati et.al, 2015).
1.2 Rumusan Masalah
1.
Siapakah
Eka
Tjipta Widjaja itu ?
2.
Apa
saja Prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya?
3.
Apa
saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya?
4.
Apa
saja tantangan yang dihadapi nya dalam mengembangkan usaha?
1.3
Tujuan
1.
Untuk
mengetahui Siapakah Paris Sembiring itu.
2.
Untuk
mengetahui Apa saja Prestasi atau keberhasilannya selama menjalankan usahanya.
3.
Untuk
mengetahui Apa saja kiat-kiat suksesnya dalam menjalankan usahanya.
4.
Untuk
mengetahui Apa saja tantangan yang dihadapi nya dalam mengembangkan usaha.
ISI
2.1 Eka
Tjipta Widjaja
Eka Tjipta Widjaja memiliki nama asli Oei Ek
Tjhong yang lahir di China pada tanggal 3 Oktober 1923, ia
terlahir dari keluarga miskin. Pada saat berusia 9 tahun, ia bersama ibunya melakukan
migrasi ke Makassar Selawesi selatan untuk menyusul ayahnya yang telah terlebih
dahulu melakukan migrasi. Hingga akhirnya ia bersama keluarga menetap di
Makassar. Awal mula perjalanan usaha Eka Tjipta Widjaja dimulai ketika ia
membantu ayahnya yang terlebih dahulu tinggal di Makassar dan memiliki sebuah
toko kecil. Tujuan ia membantu ayahnya berjualan adalah untuk mendapatkan 150
dollar untuk membayar hutang kepada renternir yang telah memberikan pinjaman
untuk berangkat ke Indonesia. Hingga dua tahun kemudian hutang dapat ia lunasi
dan toko ayahnya berjalan sukses. Eka Tjipta Widjaja bukanlah seorang yang
berpendidikan tinggi, ia hanya lulus sekolah dasar di Makassar. Hal ini
dikarenakan kehidupannya yang serba kekurangan. Setelah tamat sekolah dasar ia
harus merelakan pendidikan selanjutnya demi membantu orang tua dalam
menyelesaikan hutang ke renternir. Ia tidak bisa melanjutkan sekolah dan mulai
untuk berjualan.
Eka
Tjipta Widjaja mulai berjualan diskeitar kota Makassa dengan mengendari sepeda
ia berkeliling menjajakan permen, kue dan aneka barang toko dari toko ayahnya.
Berkat keuletan yang dimilikinya, usaha yang dijalankannya mulai berhasil. Pada
saat usia 15 tahun, Eka mencari pemasok kembang gula dan biskuit dengan
sepedanya ia harus melewati hutan yang rimbun dan kondisi jalan yang jelek.
Namun kebanyakan penyedia barang tidak percaya , dan memintanya pembayaran di
muka sebelum barang dibawa pulang. Dari kerja kerasnya hanya selang 2 bulan, ia
memiliki laba Rp. 20, saat itu merupakan jumlah yang fantastis karena harga
beras saat itu hanya 3-4 sen per kg. Melihat perkembangan usaha yang
dijalankannya Eka pun membeli becak untuk memuat barang dagangannya.
Menurut Majalah Globe Asia edisi bulan Desember
2012 dengan kekayaan mencapai 8,7 miliar Dolar Amerika Serikat. Pada
tahun 2011, menurut Forbes, ia menduduki peringkat ke-3 orang
terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan US$ 8 miliar. Eka Tjipta dilahirkan
dari keluarga miskin di Fujian, Republik Rakyat Tiongkok. Pada tahun 1931,
bersama ibunya dia melakukan migrasi ke Makassar, Sulawesi
Selatan. menyusul ayahnya yang terlebih dahulu
migrasi. Ia juga merupakan pendiri Eka Tjipta Foundation.
Kemudian eka juga mendirikan sebuah yayasan
yaitu “Eka Tjipta Foundation (ETF)” untuk
menyalurkan kepedulian sosialnya pada maret 2016 yang memiliki Visi dalam Motto
nya yaitu “menanam kebaikan menuai kesejahteraan” atau
“good deeds create good seeds”
Setelah perusahaan dipegang oleh ana-anaknya,
saat ini Eka lebih banyak menghabiskan hari-harinya untuk melakukan kegiatan
sosial, bertemu dengan teman-teman lama, dan sesekali ke Singapura untuk
berobat. Saat ini ia hanya menjabat sebagai ketua Badan Pembina Eka Tjipta
Foundation.
2.2
Penghargaaan yanng Diperoleh
Selama berkecimbung dalam usahanya
paris sembiring telah memperoleh berbagai prestasi dan penghargaan pun diraih
oleh Eka Tjipta Widjaja diantaranya:
1.
Orang terkaya kedua Indonesia Versi Globe
Asia, 2010
2.
Hero of Philantrophy, Forbes Asia
3.
Satya Lencana Pembangunan, 1995
4.
Doktor Honoris Causa dari Pittsburg University
AS
5.
Penghargaan dari Legiun Veteran RI, 1994
2.3 Tips dan Trik Paris dalam Mengembangkan Usahanya
“Saya Sungguh menyadari, saya
bisa seperti sekarang karena Tuhan Maha Baik. Saya sangat percaya Tuhan, dan
selalu ingin menjadi hamba Nya yang baik,” sepenggal
perkataan dari Eka Tjipta Widjaja
yang membuat siapapun pendengarnya merasakan arti yang lebih luas.
Eka
Tjipta Widjaja selalu percaya dan yakin bahwa semua kerja keras yang ia capai
tidak lain dan tidak bukan adalah berkat usahanya yang keras serta kepercayaaan
kepada Tuhan bajwa semuanya akan diberi kelancaran. Kepercayaan itulah yang
membuaat Eka Tjipta Widjaja dapat bergerak maju untuk mengembaangkan usahanya
hingga tercapai sampai dengan saat ini. Selain itu Eka Tjipta Widjaja menanamkan prinsip hidup bahwa Di dalam agama
diajarkan bahwa ketika tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu tahu.
Ketika saya berbuat kebajikan dengan membantu orang lain, saya tidak takut
kelakuan saya ini tidak dikenal orang, biarkan Tuhan saja yang tahu.
2.4 Tantangan yang Dialami dalam mengembangkanUsaha
Dalam mengembangkan usaha
tentu adanya pasang dan surutnya begitu juga dengan yang dialami oleh Eka
Tjipta Widjaja. Saat usianya 15 tahun, ia
mengawali karier bisnisnya berjualan gula dan biskuit dengan membelinya secara
grosir kemudian dia jajakan secara eceran dan hal tersebut bisa mendatangkan
uang yang lumayan. Namun, bisnisnya itu tak bertahan lama, karena adanya
pajak yang besar, saat itu Jepang menjajah Indonesia.
Sempat beberapa kali jatuh
bangkrut ketika berdagang, dan Eka selalu memilih untuk kembali bangkit memulai
lagi. Sampai pada tahun 1980, Eka pun menggunakan apa yang dimilikinya untuk
membeli perkebunan kelapa sawit lengkap dengan mesin pabrik di Riau. Bisnis
yang didirikannya berkembang pesat. Tahun 1981, Eka pun membeli perkebunan dan pabrik
teh yang luasnya 1000 hektar. Semakin lama bisnisnya berkembang, Eka pun
merambah bidang-bidang lain di bawah naungan Sinar Mas Group. Kecerdasannya
dalam membaca peluang dan memanfaatkan kesempatan mengantarkannya pada
kesuksesan.
Ketika usianya 37 tahun, ia pindah ke
Surabaya, Jawa Timur. Di Jawa Timur, ia memiliki kebun kopi dan kebun karet di
Jember yang merupakan hasil dari kerja kerasnya. Bisnisnya semakin
berkembang, pada 1976, ia mendirikan PT Tjiwi Kimia yang bergerak di bidang
bahan kimia. Pada 1980-1981, ia membeli sebidang perkebunan kelapa sawit dengan
luas lahan 10 ribu hektar, mesin, serta pabrik berkapasitas 60 ribu ton di Riau
serta perkebunan dan pabrik teh seluas 1.000 hektar berkapasitas 20 ribu ton. Satu
tahun berselang, Eka Tjipta Widjaja alias Oei Ek Tjhong membeli Bank
Internasional Indonesia (BII) yang kemudian berkembang pesat, dan melebarkan
sayap bisnisnya di bidang real estate.
Puncaknya, pada 2006 namanya
masuk daftar orang kaya di Indonesia di majalah bisnis dunia, Forbes. Bahkan
menurut majalah tersebut, pada tahun 2013 namanya menduduki peringkat ke dua
sebagai orang terkaya di Indonesia. Kini binisnya makin menggurita ke berbagai
sektor di bawah bendera Sinarmas Group.
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Keberhasilan yang telah di
raih oleh Eka Tjipta Widjaja
tak khayal adalah berkat kerja keras dan kemauaan serta kecintaaan terhadap
usaha yang di jalani. Jika menjalankan suatu usaha dengan sungguh-sungguh dan
penuh dengan keyakinan pada Tuhan pasti ada jalan yang terbaik dalam memecahkan
suatu permasalahan di dallam usaha tersebut. Seperti prinsip Eka Tjipta
Widjaja “Di dalam agama diajarkan bahwa
ketika tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu tahu. Ketika saya berbuat
kebajikan dengan membantu orang lain, saya tidak takut kelakuan saya ini tidak
dikenal orang, biarkan Tuhan saja yang tahu”
3.2 Saran
Jika menjalankan sebuah usaha
seharusnya dilakukan dengan bersungguh-sungguh serta tanamkan keyakinan bahwah
usaha yang kita jalankan bisa berjalan sesuiai dengan yang kita harapkan.
Aprilianty,
Eka. 2012. Pengaruh Kepribadian Wirausaha, Pengetahuan Kewirausahaan, Dan
Lingkungan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Smk. Jurnal Pendidikan
Vokasi. 2 (3).
Dumasari,
2014. Kewirausahaan Petani Dalam Pengelolaan Bisnis Mikro Di Pedesaan. Jurnal
Inovasi dan Kewirausahaan. 3 (3) : 196-202
Rosmiati,
Donny , Munawar. 2015. Sikap, Motivasi, Dan Minat Berwirausaha Mahasiswa.
JMK. 17 (1).
Saragih,
Rintan. 2017. Membangun Usaha Kreatif, Inovatif Dan Bermanfaat Melalui
Penerapan Kewirausahaan Sosial. Jurnal
Kewirausahan. 3 (2).
https://tanyazae.wordpress.com/2012/06/07/profil-pengusaha-sukses-di-indonesia-dan-prinsip-hidupnya/
https://www.boombastis.com/eka-tjipta-widjaja/97155



Komentar
Posting Komentar